Naskah Sang Hyang Siksa Kandang Karesian | NASKAH SANGHYANG SIKSA KANDANG KARESIAN (SSKK)Naskah Sanghyang Siksa kandang Karesian (SSKK) merupakan salah satu naskah Sunda Kuno abad ke-16 Masehi, yang tersimpan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bernomor kropak 630. Tertulis pada daun gebang yang langka (tidak lebih dari 30 naskah ditulis pada media ini), pada tahun 1440 Saka (1518 M). Angka tahunnya disusun dalam kronogram yang berbunyi: nora (= 0) catur (= 4) sagara (= 4) wulan (= 1), atau ditulis pada tahun 1518 Masehi. Naskah ditulis pada daun gebang (Corypha gebanga), yang hanya tersisa 40-an naskah dengan bahan tulis ini di wilayah Indonesia. Ditulis dalam aksara gunung, dan dalam bahasa Sunda Kuno, bahasa pendahulu Sunda Modern yang arkaik dan tidak dituturkan lagi. Teks SSKK terdiri atas 22 bab yang secara umum berisi aturan-aturan sosial bagi masyarakat umum (hulun). Selain berisi pedoman dan ajaran moral yang mencerminkan hukum adat Sunda pada abad ke-16, teks ini juga dianggap sebagai ensiklopedia Sunda masa lampau, yang mengungkap kekayaan budaya masyarakat Sunda pada zamannya. Sejak pertama kali ditemukan dan diberikan oleh Raden Saleh kepada Bataviasch Genootschap van Kunsten en Wetenschapen (BGKW), (sekarang Perpusnas) pada tahun 1867, naskah ini telah diteliti baik secara filologis maupun multidisiplin oleh para peneliti dan menjadi sumber penting bagi sejarah Sunda khususnya, IndonesiaURI: https://mow.anri.go.id/warisan-dokumenter/nasional/detail/naskah-sang-hyang-siksa-kandang-karesian |
Babad pakuan atau babad pajajaran II | BABAD PAKUAN ATAU BABAD PAJAJARAN II Buku ini berisi naskah kuno babad pakuan atau babad pajajaran II |